Postingan

*PERIKSALAH DIRIMU SENDIRI SEBELUM MEMERIKSA ORANG LAIN*

bersama Trias Apriani dan 36 lainnya . 25 September 2011 ~« alkisah pasangan Yang Unik »~ Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh... betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop ini rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin nggak ketulungan. "Ummi... Ummi, kapan kau dapat memasak dengan benar...? Selalu saja, kalau tak keasinan... kemanisan, kalau tak keaseman... ya kepedesan!" Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu. "Sabar bi..., rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul...? " ucap isteriku kalem. "Iya... tapi abi kan manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini...!" Jawabku dengan nada tinggi. Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala...

turut beduka cita

Gambar
Mutiara Ar-Risalah bersama Pipih Ratnasari dan 4 lainnya . Kemarin pukul 7:14 · Kami Seluruh redaksi Mutiara Ar-Risalah mengucapkan turut beduka cita atas mushibah yang menimpa saudara kita di Garut dan Sumedang. semoga Allah kuatkan iman saudara kita disana diampuni dosa-dosanya, memmberi kesabaran serta diampuni dosa-dosa saudara kita yang meninggal disana, semoga Allah mengganti dengan yang lebih baik dan mulia bagiNya.

AL-QUR’AN PENYEJUK QOLBU

AL-QUR’AN PENYEJUK QOLBU Penulis: Al Ustadz Qomar Su’aidi, LC , Ketahuilah, Al-Qur’an itu mengandung obat segala penyakit qolbu (hati). Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Wahai manusia, telah datang kepada kalian mauidzhoh (pelajaran) dari Rabb kalian, dan penyembuh apa yang ada dalam hati.” (QS. Yunus : 57). “ Dan kami turunkan dari Al-Qur’an ini sesuatu yang merupakan penyembuh dan rahmat bagi orang-orang mu’min.” (QS. Al-Isro’ : 82). Segala penyakit qolbu itu bermuara pada syubhat (kesamaran pemahaman, ed.) dan syahwat (hawa nafsu), dan Al-Qur’an adalah dapat menyembuhkan keduanya. Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah mengatakan bahwa Al-Qur’an mencakup obat dan rahmat. Dan itu bukan untuk setiap orang, tetapi hanya untuk orang-orang yang beriman (mu’min) yang beriman dengan Al-Qur’an, membenarkan ayat-ayat-Nya dan mengetahui makna-maknanya. Adapun orang-orang dzalim yang tidak membenarkan atau mengamalkannya, maka ayat-ayat Al- Qur...

merahasiakan amal lebih utama

Dan rahasiakanlah perkataanmu atau sebarkanlah," sesungguhnya Dia Maha mengetahui segala isi hati. Apakah Allah Yang menciptakan i tu tidak mengetahui (yang kamu sebarkan atau rahasiakan) dan Dia Maha Halus Maha mengetahui (Qs AlMulk 13-14) dalam ayat ini perkataan seseorang dihubungkan dengan Kholiqnya. Artinya ketika beramal tentu dihubungkan dgn Kholiq adalah merahasiakan amal itu. Allah dan rasulNya lebih menyukai amal yang dirahasiakan daripada disebarkan

do'a menjelang tidur

Allahumma aslamtu nafsii ilaika, wa fawwadhtu amrii ilaika, wa wajjahtu wajhiya ilaika, wa alja'tu dzahri ilaika, raghbatan wa rahbatan, laa malja'a walaa manjaa minka illaa ilaika, aamantu bi kitabikalladzii anzalta wa bi nabiyyikalladzii arsalta apabila Engkau meninggal dunia (di waktu tidur) setelah membaca do'a ini maka kamu mati di atas fithrah (HR.bukhari)

SHALAWAT YANG DISYARI'ATKAN

Gambar
Diskusi Anggota Acara Foto File Tambahkan Anggota 25.470 Anggota (582 baru) Anggota Buat Grup Baru Grup memudahkan untuk membagikan sesuatu kepada teman, keluarga, dan rekan satu tim. Buat Grup Foto Grup Terbaru Lihat Semua Buat Grup baru +2 Teman Ma'had Al-Imarat Bandung Mulai +13 Teman yang Menyukai Dzulqarnain M. Sunusi - dzulqarnain.net Mulai Saran Grup Lihat Semua Aswaja Meluruskan Wahabi Salafi 2.239 anggota Gabung AS_SALAFY 2.373 anggota Gabung TA'ARUF IKHWAN AKHWAT N SUAMI ISTRI SHOLEH SHOLEHAH Part 2 2 teman · 15.825 anggota Gabung Grup Jual Beli di Sekitar Anda Jual Beli VAPOR / Mechanical area BANDUNG 16.936 anggota Gabung Jual Beli ...

Mengenai larangan memelihara anjing

Ajengan Ma'mun Al-Askari   Mengenai larangan memelihara anjing terdapat dalam hadits dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam, beliau bersabda, مَنِ اتَّخَذَ كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ صَيْدٍ أَوْ زَرْعٍ انْتَقَصَ مِنْ أَجْرِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ “B arangsiapa memanfaatkan anjing selain anjing untuk menjaga hewan ternak, anjing (pintar) untuk berburu, atau anjing yang disuruh menjaga tanaman, maka setiap hari pahalanya akan berkurang sebesar satu qiroth” (HR. Muslim no. 1575). Kata Ath Thibiy, ukuran qiroth adalah semisal gunung Uhud (Fathul Bari, 3/149). Dari Ibnu ‘Umar, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, مَنِ اقْتَنَى كَلْبًا لَيْسَ بِكَلْبِ مَاشِيَةٍ أَوْ ضَارِيَةٍ ، نَقَصَ كُلَّ يَوْمٍ مِنْ عَمَلِهِ قِيرَاطَانِ “Barangsiapa memanfaatkan anjing, bukan untuk maksud menjaga hewan ternak atau bukan maksud dilatih sebagai anjing untuk berburu, maka setiap hari pahala amalannya berkurang sebesar dua qiroth.” (HR. Bukha...