Postingan

CARA MASBUK BERGABUNG KEDALAM JAMAAH YANG MENDAPATI IMAM TIDAK DALAM POSISI BERDIRI

Gambar
Soal :  "Syaikhunaa, jika masbuk mendapati ruku'nya Imam, apakah ia bertakbiratul ihram dengan suara, lalu mengangkat kedua tangannya, lalu bersedekap sekejap, lalu takbir intiqal (perpindahan) untuk ruku' bersama Imam?." جزاك الله خيرا Asy-Syaikh Hafizhahullah menjawab : "Rukun yang wajib adalah takbiratul ihram (dengan ucapan), mengangkat tangan itu adalah sunnah, jika memungkinkan waktunya, maka engkau bersedekap, lalu takbir yang kedua untuk intiqal, maka Alhamdulillah. Namun jika tidak memungkinkan, maka Takbiratul ihram, lalu langsung ruku'. Moderator : Abu Sa'id Neno Triyono ================ Tanya Jawab bersama asy-Syaikh Sulthan bin Abdullah al-'Amiriy Hafizhahullah فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ  "maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui," (QS.An-Nahl 16: Ayat 43).

LIHATLAH KE BAWAH, ‏AGAR KITA TIDAK MEREMEHKAN NIKMAT ALLAH ‎ﷻ

Gambar
📋  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ، وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ؛ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْكُمْ “Lihatlah orang yang lebih rendah darimu, dan janganlah melihat orang yang lebih tinggi darimu, karena hal itu lebih dapat membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah bagimu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu] *BEBERAPA PELAJARAN* 1. Ketenangan hati yang terkait dengan apa yang kita miliki didapatkan dari dua hal: Pertama: Cara pandang yang benar, contoh terkait harta, lihatlah orang yang lebih rendah daripada kita. Kedua: Bersifat qona’ah, ridho terhadap pembagian Allah ‘azza wa jalla. 2. Agar lebih qona’ah dalam perkara dunia, lihatlah orang yang lebih rendah daripada kita, agar kita semakin menyadari betapa besarnya nikmat Allah atas kita. Karena betapa pun sedikit yang kita miliki, ada orang lain yang...

SABAR DAN SHALAT OBAT HADAPI MASALAH

(Jangan pernah berhenti mengingatkan tentang kebaikan shalat kepada Saudara2 seiman kita, karna shalat adalah yg utama) Biarlah masalah mewarnai hidup kita, Sebesar apa pun, semua itu pasti akan sirna seiring kita memohon solusi kepada Allah dengan sabar dan shalat SATU ciri utama dunia yang tidak akan pernah hilang ialah masalah. Siapapun yang namanya masih hidup di bumi ini pasti akan menghadapi masalah, karena masalah ada di mana-mana, mulai dari kolong jembatan sampai istana kekuasaan. Dari anak-anak hingga kakek-nenek, semua berhadapan dengan masalah. Prinsipnya setiap jiwa memiliki masalah. Allah Ta’ala sebagai Pencipta Alam Semesta sudah mengetahui dan karena itu juga telah mempersiapkan metode terbaik dalam menghadapi setiap masalah, yakni dengan sabar dan shalat. “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153). Aid Al-Qarni dalam buku fenomenalnya La Tahzan menuturkan b...

Peniupan Sangkakala

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الأرْضِ إِلا مَنْ شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَى فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنْظُرُونَ (68) وَأَشْرَقَتِ الأرْضُ بِنُورِ رَبِّهَا وَوُضِعَ الْكِتَابُ وَجِيءَ بِالنَّبِيِّينَ وَالشُّهَدَاءِ وَقُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ (69) وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَا عَمِلَتْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَا يَفْعَلُونَ (70) } Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiuplah sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing). Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedangkan mereka tidak dirugikan. Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yan...

PERNYATAAN HAI'AH KIBARIL ULAMA KERAJAAN SAUDI ARABIA DALAM MENYIKAPI KEPUTUSAN PERANCIS YANG TETAP MENGIZINKAN PENERBITAN KARIKATUR NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM..

Hai'ah Kibaril Ulama (Dewan Ulama Senior) Kerajaan Saudi Arabia menyatakan bahwa penghinaan terhadap kedudukan para Nabi dan Rasul tidak akan memudharatkan mereka sedikit pun namun hanya akan melayani kelompok radikal yang ingin menyebarkan kebencian di antara masyarakat. Dan sesungguhnya kewajiban orang-orang yang bijak di seluruh penjuru dunia baik individu maupun organisasi adalah mengecam segala bentuk penghinaan semacam itu yang tidak ada hubungannya dengan kebebasan berpikir dan berekspresi dan tindakan itu merupakan murni bentuk sikap ta'ashshub yang tercela dan pelayanan gratis bagi kelompok-kelompok radikal. Dan Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam telah mengharamkan segala bentuk penghinaan dan sikap mendustakan terhadap seorang Nabi dari para Nabi sebagaimana melarang dari mencela simbol-simbol keagamaan, Allah Ta'ala berfirman : وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ “Janganl...

KABAR KABUR

📕⛔ ** Khalifah Umar bin Abdul Aziz rahimahullah pernah didatangi seseorang yang menyampaikan kepadanya suatu kabar perihal kondisi orang lain. Lantas Umar berkata, Wahai engkau. Jika mau, bisa saja kami meneliti apa yang engkau sampaikan. Apabila berdusta, maka engkau akan termasuk dalam ayat, إِن جَآءَكُمْ فَاسِقُُ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا Jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti. (QS. al-Hujurat: 6) Pun bila kabar itu benar, sungguh engkau akan termasuk dalam ayat, هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah (QS. al-Qalam: 11) Tidak setiap berita bisa kita percaya. Apalagi untuk dibagi ulang lagi kepada sesama. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,  كَفَى بِالْمَرْء كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ Cukuplah seseorang dikatakan berdusta apabila menceritakan segala sesuatu yang ia dengar (HR Muslim: 5) Terutama bila itu menyangkut kehormatan saudara muslim. Bersikap bijak dalam mengol...

MENDUNG KAN BERAKHIR*

* ☄ Setiap *orang akan mati*, bila tidak dengan *virus Covid 19*, maka dengan hal yang lain. Bila hari ini kau selamat dari sebab kematian, mungkin esok, atau lusa. Bila kau lepas dari kejaran maut siang ini, mungkin nanti sore, malam atau besok pagi. ☄ Hidup ini *takkan kekal*, bumi tempatmu berpijak *tak abadi*, hari ini kita melanglang buana menyisiri segala macam jalan *diatasnya*, entah esok atau lusa, kita kan mendekam di *dalamnya.* ☄ *Virus Corona* datang untuk mengajarimu bahwa, *kematian* itu bisa datang *begitu cepat* menjemputmu, agar kau *bersiap-siap* selalu untuk menyambutnya. ☄ Semua *pintu-pintu dunia* telah *ditutup* untukmu, mulai dari pintu masjid, pintu pasar, pintu sekolah, pintu kampus dll, ada satu pintu yang masih terbuka lebar untukmu yaitu *pintu taubat.* ☄ Titik permasalahan bukanlah *kapan dan bagaimana* kau mati, inti masalah adalah bagaimana agar kau mati dalam kedaan *husnul khotimah*, dalam *taubat dan amal sholeh*, dalam *ketaatan* pada Robbmu ☄ _Katak...