Postingan

*BERPUASA SEHARI ATAU DUA HARI SEBELUM RAMADHAN SEBAGAI BENTUK PENYAMBUTAN RAMADHAN ATAU KARENA KEYAKINAN TERTENTU*

Gambar
❌  *Kesalahan-Kesalahan Di Bulan Ramadhan (1)* Larangan ini berdasarkan keumuman hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu dari Nabi ﷺ bersabda: لَا يَتَقَدَّمَنَّ أَحَدُكُمْ رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ إِلَّا أَنْ يَكُونَ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمَهُ فَلْيَصُمْ ذَلِكَ الْيَوْمَ "Janganlah seorang dari kalian mendahului bulan Ramadhan dengan berpuasa satu atau dua hari kecuali apabila seseorang sudah biasa melaksanakan puasa (sunnah) maka pada hari itu maka boleh baginya untuk berpuasa". (HR.Al-Bukhari dan Muslim) ➡ Berkata An-Nawawi rahimahullah: "Di dalam hadits ini terdapat larangan yang jelas dari menyambut Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari bagi orang yang tidak bertepatan dengan kebiasaan puasanya atau menyambungnya dari puasa sebelumnya. Jika bukan (karena) menyambung puasa dan bukan juga bertepatan dengan kebiasaan puasanya maka haram." 📚 (Syarh Shahih Muslim:7/194) ☑ Termasuk juga dalam larangan ini adalah mereka yang berp...

*KAJIAN ANALISIS HADITS POSISI SEDEKAP DALAM SHALAT*

BAGIAN KE-4 *B. Posisi Sedekap di Bawah Pusar* Setelah kami analisa, terdapat atsar yang menerangkan bahwa posisi sedekap saat shalat berada di bawah pusar, dengan dalil adanya atsar dari Ali ra dan Abu Hurairah ra 1. dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, إِنَّ مِنَ السُّنَّةِ فِي الصَّلاَةِ وَضَعَ الْأَكُفِّ عَلَى الْأَكُفِّ تَحْتَ السُّرَّةِ “Sesungguhnya termasuk Sunnah dalam shalat adalah meletakkan telapak tangan di atas telapak tangan di bawah pusar.” 2. dari Abu Hurairah radhi...

Jagalah Hati

Tidak Ada Perintahnya Menjaga Hati, Tapi Jagalah Hal-Hal Yang Bisa Mengotori Hati Jagalah Allah, Ia Akan Menjagamu عبْد الله بن عَبّاسٍ -رَضِي اللهُ عَنْهُما- قالَ: كُنْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- يَوْمًا، فَقَالَ: ((يَا غُلاَمُ، إِنِّي ...

Waswas dalam Shalat

*Apa yang dimaksud was-was ?* ---------------------- Imam asy-Syibli (w. 769 H) dalam kitabnya _akaamul marjan fii ahkamil jaan_ hal 218, menjelaskan: as-Shodru (dada) merupakan ruang dimana terletak didalmnya al-Qolbu (hati). Hati sendiri merupakan ruang khusus yang memiliki ad-Dihliz (lorong sempit) untuk menyaring, mengolah/mempertimbangkan serta memutuskan berbagai masukan termasuk bisikan syetan yang semuanya terkumpul dulu dalam dada. Baru setelah masuk ke hati lahirlah darinya intruksi perintah atau larangan bagi segenap anggota tubuh manusia secara sistematis. Jadi, Dada adalah pelataran hati. Menurut pendapat mayoritas ulama disitu syetan bisa nangkring dan bercokol mengerumuni hati serta membisikan waswas agar masuk ke hati hingga manusia dibuatnya ragu dari apa yang telah terjadi atau yang belum terjadi. Keraguan ini bisa masuk wilayah keyakinan tetapi yang kita bahas disini khusus berkaitan fikih ibadah. Waswas sebenarnya adalah sifat dan senjatanya syetan, karena syeta...

INDAHNYA BERBAGI.

 💎 Sebuah faidah berharga didalam pembahasan Shahih Al Imam Muslim dimasjid Al Makmur Lampriet. Rasullullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ، إِلَّا عِزًّا، وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللهُ Tidaklah berkurang Harta dengan bersedekah, dan tidaklah Allah menambah untuk seorang Hamba ketika memafkan kecuali kemuliaan, dan tidaklah seseorang merendahkan hatinya Karena Allah kecuali Allah akan mengangkat derajatnya. ( HR Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu ) Berkata Al Imam An Nawawy Rahimahullah : مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ Memiliki dua makna, pertama Allah akan memberikan keberkahan didalam Hartanya dan akan memalingkan Bahaya dari hartanya sehingga tergantikan kekurangan hartanya dengan keberkahan didalamnya. Kedua : Allah akan memberikan Pahala diAkhirat sebagai Balasan kekurangan Harta yang telah dia sedekahkan. Dan Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam : ...

Bagaimana Menyambut Tamu Istimewa?

(Ustadz Abu Ubaidah As Sidawi Hafidzhahullah ) Saudaraku.... Andai saja ada tamu istimewa yang akan datang ke rumah kita, tentu kita akan sibuk setengah mati mempersiapkan segalanya untuk menyambutnya sebagai bentuk penghormatan kita kepadanya. Lantas bagaimana jika sang tamu tersebut datang dengan membawa segudang berkah untuk kita semua?! Saudaraku.... Sekarang tak lama lagi, tamu istimewa tersebut akan datang mampir menyapa kita semua, lantas apa yang telah kita siapkan untuk menyambutnya? Apakah engkau akan bergembira dg kedatangannya atau malah sebaliknya? Sesungguhnya menyambut tamu istimewa tersebut bukan dg menyetok makanan dan jajan, tapi setidaknya ada 5 hal penting yg perlu kita siapkan sejak sekarang: 1. Doa Doa adalah sumber kebaikan di dunia dan akherat. Marilah kita berdoa kpd Allah agar Dia mempertemukan kita dg tamu istimewa tersebut dan memudahkan kita untuk mengisinya dg ketaatan. Betapa banyak sahabat, tetangga, keluarga yg tahun lalu masih puasa bersama ...

Pemaparan Imam AlBaihaqi mengenai cabang-cabang iman

📚 Syarah Shahih Bukhari 📖 4) Berikut kami nukilkan cabang-cabang Iman yang dihimpun oleh Imam Baihaqi dalam kitabnya Syu’abul Iman : 1. Iman kepada Allah 2. Iman kepada para Rosul 3. Iman kepada Malaikat 4. Iman kepada Al Qur’an 5. Iman kepada takdir yang baik dan buruk 6.Iman kepada hari akhir 7. Iman kepada kebangkitan dan pengumpulan setelah kematian  8. Manusia dikumpulkan setelah dibangkitkan dari kubur 9. Tempat kembalinya Mukmin Jannah dan tempat kembalinya Kafir neraka 10. Cinta kepada Allah  11. Takut kepada Allah 12. Roja’ (berharap) kepada Allah 13. Tawakal kepada Allah 14. Mencintai Nabi Shollallahu alaihi wa Salam 15. Ta’dhim (mengagungkan) Nabi Shollallahu alaihi wa Salam 16. Benci kepada kekufuran 17. Menuntut ilmu 18. Menyebarkan ilmu 19. Ta’dhim (mengagungkan) Al Qur’an 20. Bersuci 21. Sholat 22. Zakat 23. Puasa 24.I’tikaf 25. Manasik Haji 26. Jihad 27. Ribath (berjaga-jaga) di jalan Allah 28. Teguh menghadapi musuh dan tida...